Tips Menghindari Plagiarisme: Mahasiswa yang Lagi Skripsian Wajib Tahu!

Tips Menghindari Plagiarisme

Tips Menghindari Plagiarisme: Mahasiswa yang Lagi Skripsian Wajib Tahu!

Salam Literasi dan Hidup Mahasiswa!

Sebagai mahasiswa tingkat akhir strata satu tentunya tidak asing dengan yang namanya tugas akhir atau skripsi. Skripsi telah menjadi asupan wajib setiap mahasiswa yang menempuh jenjang strata satu. 

Dapat dikatakan syarat sahnya sebuah skripsi salah satunya ialah tidak adanya plagiat alias karya tulisan ilmiah yang di tulis bukan hasil copy paste karya pihak luar (orang lain). 

Bagi kamu mahasiswa tingkat akhir yang sedang bergelut dalam tugas akhir strata satu atau disebut skripsi wajib cek tulisan yang kamu tulis. Seperti yang sama-sama kita ketahui, pada umumnya masing-masing kebijakan kampus mempunyai batasan plagiat.

Jika kamu melampaui batas maksimum plagiat yang telah ditentukan, biasanya mahasiswa dinyatakan tidak lulus.

Kendati demikian kita sebagai mahasiswa tingkat akhir yang sedang berusaha untuk menuntaskan skripsi, wajib cek plagiasi skripsi dulu sebelum mengumpulkan naskahmu pada dosen penguji pada saat di meja hijau atau sidang nanti.

Baca juga: Sesajen untuk Sang Mahaguru di Akhir Perjalanan

Faktor-faktor yang bisasanya wajib di cek terlebih dahulu untuk mengidentifikasi plagiasi skripsi meliputi:

1. Penggunaan kosakata

2. Perubahan kosakata

3. Teks membingungkan

4. Tanda baca

5. Jumlah kemiripan teks

6. Kesalahan ejaan

7. Distribusi kata-kata

8. Struktur sintaksis teks

9. Panjang kata

10. Frekuensi kata

11. Kalimat panjang/pendek 

12. Referensi tidak jelas

Nah, Selanjutnya artikel ini akan mengupas tuntas tips untuk menghindari plagiarisme. 

1. Kutipan

Cara mudah pertama yang dapat kamu lakukan untuk menghindari plagiarisme dengan cara menggunakan kutipan langsung, dalam artian jenis kutipan yang ditulis dengan menggunakan kalimat yang sama dengan kalimat aslinya.

Contoh kalimat langsung seperti:

Argumentasi adalah suatu bentuk retorika yang berusaha untuk mempengaruhi sikap dan pendapat orang lain, agar orang itu percaya dan akhirnya bertindak sesuai dengan apa yang diinginkan oleh penulis atau pembicara (Keraf, 1983:3).

Ketika sumber sudah tercantum dengan jelas seperti di atas, kamu tidak akan disebut melakukan plagiarisme.

2. Parafrase

Merupakan proses menulis kembali ide atau informasi dari sumber dengan menggunakan kalimat atau gaya bahasa dirimu sendiri tanpa mengubah makna dari kalimat aslinya.

Kemungkinan kecil parafrase juga bisa masuk dalam kategori plagiarisme jika dalam eksekusi penulisan yang ditulis tidak tepat.

Sebisa mungkin tulislah informasi dengan format serta pilihan kata yang orisinil dan hindarkan penggunaan frasa-frasa yang terdapat di dalam sumber yang digunakan.

3. Memberikan Nilai Tambah

Hindari ketergantungan pada informasi yang kamu dapatkan dari berbagai sumber.

Melainkan kamu perlu memberikan nilai tambah dengan memberikan saran wawasan berupa sudut pandang pada topik yang kamu tulis tersebut.

4. Memanfaatkan Platform Pemeriksa Plagiarisme

Memastikan tulisan yang kamu buat tidak mengandung plagiat, kamu bisa memanfaatkan platform pemeriksa plagiarisme yang ada pada internet sebelum menyerahkan hasil skripsimu pada dosen penguji.

Berikut platform yang dapat dimanfaatkan untuk pengecekan plagiarisme:

  • Unicheck
  • Scribbr
  • Grammaraly
  • PlagScan
  • Quetext
  • Plagramme

5. Menulis Secara Langsung Daftar Pustaka

Ketika kamu menemukan sumber yang dapat kamu gunakan, langsung saja tambahkan pada daftar pustaka.

Jika kamu menyusun daftar pustaka setelah menyelesaikan tulisannya, ada kemungkinan kamu akan lupa mencantumkan beberapa sumber.

Baca juga: Cara Menulis Footnote (Catatan Kaki) Lengkap Sistematika dan Contoh

Ketika daftar pustaka telah disusun dari awal, kamu hanya perlu menghapus sumber yang tidak dipergunakan dan merapihkan format daftar pustaka ketika semua tulisan skripsimu rampung dengan baik dan benar.

Itulah tips menghindari plagiarisme untuk kamu mahasiswa tingkat akhir yang sedang berjuang menyelesaikan skripsi untuk mendapatkan gelar yang diimpikan.***

Tetap berjuang sampai akhir, Hidup Mahasiswa!

Editor: Firmansah Surya Khoir
Illustrator: Made Mirah

Gadis kelahiran Jakarta, 14 Oktober 1999, telah menempuh pendidikan tinggi di salah satu perguruan tinggi swasta Universitas Mpu Tantular Jakarta, Fakultas Ekonomi, Program Studi Akuntansi dengan Konsentrasi Perpajakan. Gadis ini telah menyandang gelar Sarjana Ekonomi tahun 2021.

Artikel dari Penulis