Biografi Lev Yashin, Kiper Legendaris Uni Soviet Peraih Gelar Ballon D’Or

Biografi Lev Yashin

Biografi Lev Yashin, Kiper Legendaris Uni Soviet Peraih Gelar Ballon D’Or – Sepak bola bisa dibilang merupakan olahraga yang tidak kenal zaman. Sejak kemunculannya pada ratusan tahun yang lalu, olahraga yang dimainkan menggunakan bola ini berkembang menjadi cabang olahraga paling populer di dunia. Bahkan, hingga hari ini belum ada olahraga lain yang mampu menyaingi olahraga sepak bola sebagai olahraga terpopuler di planet ini.

Karena kepopulerannya tersebut, sejak zaman dulu sepak bola sudah seringkali menyuguhkan aksi-aksi menarik dan dramatis hingga memunculkan beragam bintang di lapangan hijau. Bahkan, tidak jarang pula beberapa pemain tersebut dianggap sebagai legenda. Salah satu legenda sepak bola yang cukup terkenal sebagai salah satu pemain dengan posisi kiper atau penjaga gawang terbaik adalah Lev Yashing.

Biografi Lev Yashin

Kehidupan Pribadi

Lev Yashin memiliki nama lengkap Lev Ivanovich Yashin lahir di Moskow, Federasi Russia, Uni Soviet pada tanggal 22 Oktober 1929. Dia berasal dari keluarga yang bekerja di bidang industri di Moskow. Masa kecilnya dihabiskan dengan bekerja membantu orang tuanya, khusunya pada saat perang dunia 2 yang mulai meletus dan membuatnya kala itu yang masih berusia sekitar 12 tahun ikut bekerja menjadi buruh pabrik. Namun, pada usia 18 tahun dia memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan itu karena mengalami masalah kesehatan dan kemudian dikirim kembali ke Moskow.

Baca juga: Biografi Lionel Messi, the Greatest of All Time

Di kota kelahirannya inilah dia mulai membangun karir sepakbolanya. Pada tahun 1950 dia diundang oleh salah satu tim besar di kota tersebut yakni Dynamo Moscow. Pada awal karirnya terbilang tidak terlalu berjalan mulus. Di tahun tersebut tercatat dia hanya bermain dua kali sebagai kiper. Bahkan, dia harus menunggu hingga tahun 1953 untuk masuk ke skuad utama Dynamo Moscow. Untuk menjaga performanya, dia juga menapaki karir sebagai pemain hoki di tim Dynamo selama beberapa tahun. Pada saat ini dia sempat memperoleh gelar juara dalam kejuaraan hoki es Uni Soviet pada tahun 1953.

Karir Sebagai Sepakbola dan Menjadi Kiper Fenomenal di Masanya

Lev Yashin mulai membangun karirnya sebagai kiper unggulan di Eropa pada medio tahun 1953 hingga tahun 1960. Dia juga mulai dipercaya sebagai penjaga gawang utama di tim Dynamo Moscow kala itu. Bahkan, performa cemerlangnya bersama klub membuatnya masuk dalam skuad tim nasional Uni Soviet pada tahun 1954 dan masuk skuad tim nasional Uni Soviet yang berlaga dalam gelaran Olimpiade 1956. Di gelaran kali ini dia berhasil membawa Uni Soviet meraih medali emas. 

Kegemilangan Lev Yashin menjaga mistar gawang membuatnya kembali ditunjuk sebagai kiper utama tim Uni Soviet dalam pagelaran Piala Eropa 1960. Dalam pagelaran ini dia sukses membawa Uni Soviet merebut gelar tertinggi di kompetisi antar negara Eropa tersebut.

Lev Yashin juga membawa negaranya berlaga di gelaran Piala Dunia 1958, 1962, 1966 dan 1970. Meskipun dalam gelaran piala dunia dia tidak dapat membawa Uni Soviet menjadi juara, akan tetapi dia dianggap sebagai salah satu kiper terbaik yang pernah bermain di periode 1950 hingga 1960-an. 

Bahkan, Lev Yashin berhasil mendapatkan gelar individu tertinggi sebagai pemain sepakbola yakni Ballon D’Or pada tahun 1963 setelah dua edisi sebelumnya dia selalu masuk nominasi pemain terbaik. Tentunya hal ini merupakan pencapaian tertinggi seorang pemain yang berposisi sebagai kiper dan belum pernah terulang kembali hingga saat ini.

Dijuluki Si Laba-laba Hitam dan Akhir Hayat Sang Legenda

Gaya permainan Lev Yashin  dalam menjaga gawang baik di klub maupun di tim nasional terbilang cukup berbeda dari kiper-kiper lain pada saat itu. Dia seringkali keluar dari daerah pertahanan untuk menghalau bola, bahkan tidak ragu untuk berduel dengan pemain lawan dalam mengambil atau menghalau bola.

Meskipun sempat tidak disukai oleh tim pelatih karena cukup beresiko dengan gaya permainan tersebut, Lev Yashin berhasil membuat kritik orang lain berubah menjadi pujian dengan beragam gelar yang diraihnya baik bersama klub maupun tim nasional Uni Soviet.

Di karir klub dia hanya membela satu klub saja yakni Dynamo Moscow dari tahun 1950 hingga gantung sarung tangan pada tahun 1970. Selama karirnya di klub dia berhasil membawa Dynamo Moscow menjuarali Liga Uni Soviet sebanyak 5 kali dan Piala Uni Soviet sebanyak 3 kali.

Baca juga: Biografi Manfred “Red Baron” von Richthofen, Pilot Muda yang Menjadi Momok Sekutu pada Perang Dunia I

Lev Yashin juga dijuluki sebagai ‘The Black Spider’ atau ‘Si Laba-laba Hitam’ karena kebiasaannya mengenakan seragam kiper berwarna hitam di setiap pertandingan. Selain itu, dia juga cukup lincah dan cekatan dalam menangkis bola dengan posturnya yang cukup tinggi yakni 189 cm. Lev Yashin juga dianggap sebagai pelopor kiper modern yang di mana tidak hanya lihai menjaga gawang, namun juga pandai menjadi pelopor serangan atau yang di era sekarang dikenal dengan nama offensive goalkeeper

Dengan semua dedikasinya dia diberikan pertandingan seremonial di tahun 1971 yang di mana laga ekshibisi ini juga dihadiri oleh legenda-legenda sepak bola lain seperti Pele, Eusebio dan Franz Beckenbauer yang dilaksanakan di stadion Lenin, Moskow. 

Setelah pensiun dia kemudian tetap bekerja di klub Dynamo Moscow dan menjabat bagian administratif selama beberapa tahun. Lev Yashin menghembuskan nafasnya pada 20 Maret 1990 akibat kanker lambung. Untuk menghormati jasanya terhadap dunia sepak bola khususnya di Soviet, sebuah patung perunggu didirikan di depan Stadion Dynamo di kota Moskow.

Itulah biografi Lev Yashin, seorang kiper legendaris asal Uni Soviet yang meraih gelar Ballon D’Or.

Editor: Firmansah Surya Khoir
Illustrator: Salman Al Farisi

Bagikan di:
Mahasiswa Yang Hobi Jalan-Jalan Dan Menulis Agar Tidak Hilang Dari Roda Zaman.

Artikel dari Penulis