Suka Duka Ikut Organisasi Kampus

Kuliah, cukup belajar atau perlu berorganisasi juga sih?

Menurut kalian gimana guys? Apakah perlu dan penting enggak sih ikut organisasi di kampus itu? Pada dasarnya kita itu juga makhluk sosial yang butuh interaksi, kalau dalam lingkup kampus ya interaksi dengan mahasiswa lainnya. Dengan ikut organisasi kampus itu banyak banget manfaatnya, kalian bisa dapetin soft skill disini. Seperti kepemimpinan dan manajerial yang bisa jadi bekal buat di dunia kerja nantinya. 

Keputusan untuk ikut berorganisasi atau enggak, cukup membingungkan dan menjadi dilema bagi mahasiswa. Apalagi buat mahasiswa baru, karena pas waktu ospek biasanya mereka akan dikenalkan oleh berbagai macam ormawa (organisasi mahasiswa) maupun UKM (unit kegiatan mahasiswa) yang ada di kampus. Bagi kating yang sedang atau pernah mengikuti organisasi, pasti tahu bagaimana suka dukanya mengikuti suatu organisasi kampus. Berikut suka duka ikut organisasi kampus menurut aku:

Baca juga: Beorganisasi tapi Suka Ngrasani

Kesempatan Mendapatkan Banyak Relasi

Enaknya ikut organisasi itu kalian akan punya kesempatan untuk mendapat banyak relasi. Dalam sebuah organisasi, pasti anggotanya enggak hanya teman-teman dari angkatan kalian aja, namun ada para kating juga yang bahkan enggak hanya dari jurusan yang sama. Dengan ini, kalian akan lebih punya relasi atau jaringan yang cukup luas dibanding teman-teman kalian yang enggak ikut organisasi. Kalian bisa dapat info kuliah next semester kayak gimana, mata kuliahnya apa aja, dosennya gimana, hingga info lomba, beasiswa, bahkan pekerjaan kelak.

Sarana Memperkaya CV Lamaran Kerja

Coba deh bayangin kalau kalian enggak masuk di organisasi satu pun di kampus. Pasti CV lamaran kerjamu soal pengalaman dalam berorganisasi bakalan kosong. Padahal, HRD dan perusahaan juga akan mempertimbangkan soal pengalaman kita dalam berorganisasi di kampus untuk melihat manajerial dan bagaimana kemampuan team working kita. HRD dan perusahan enggak hanya melirik nilai IPK yang tinggi saja. Melainkan soft skill yang mumpuni juga jadi bahan pertimbangan untuk kamu bisa memiliki kesempatan lebih besar bergabung dengan perusahaan yang kamu lamar. 

Perlu Menyiapkan Uang untuk Keperluan Organisasi

Selain niat yang serius untuk berkecimpung dalam suatu organisasi, kalian juga butuh modal duit guys. Ketika kalian lolos seleksi dan dinyatakan jadi anggota di suatu organisasi. Waktu diklat (pendidikan dan latihan) itu biasanya di suruh bayar sendiri. Bahkan ada organisasi yang pas waktu daftar itu juga harus bayar dulu. Belum nanti ada seragam organisasi, proker-proker (program kerja) yang kekurangan dana, event-event delegasi yang berbayar, dan lainnya. So, kalau mau ikut organisasi tapi ada biaya pendaftarannya, pikirkan dulu matang-matang jangan cuma ikut-ikutan teman. Karena ini pengalaman aku sendiri yang masuk organisasi ada biaya pendaftarannya, diklat juga bayar lagi. Eh, pas di tengah jalan enggak srek sama organisasinya. 

Baca juga: Alasan ‘Menjadi Fans Manchester United’ Harus Masuk dalam Syarat Organisasi Kampus

Perlu Cerdas Mengatur Waktu

Berorganisasi membuat kita sibuk dengan organisasi yang telah kita pilih. Mulai dari rapat membahas proker, pelaksanaan proker, membantu pelaksanaan proker divisi lain, dan masih banyak lagi. Jika kita tidak pandai-pandai membagi waktu antara kuliah dan organisasi, pasti kita akan keteteran sendiri. Bahkan IP semester ini bisa anjlok. Belum lagi kalau kalian selain kuliah dan berorganisasi ada yang kerja, wah ini sih harus pinter-pinternya kalian dalam membagi waktu.

Sebenarnya bisa ikut dan aktif di suatu organisasi yang ada di kampus itu jika dijalani dengan niat yang baik dan serius, kita akan mendapat banyak benefit. Mulai ilmu, pengalaman, relasi, soft skill, dan lainnya. Yah, minimal ikut dan aktif di satu organisasi lah, enggak perlu daftar di beberapa organisasi kalau kalian cuma ikut-ikutan teman dan enggak bisa aktif. Cukup satu aja yang penting aktif.

Satu lagi yang harus kalian tahu, organisasi  bukan satu-satunya tempat untuk kalian bisa berkembang dan mendapatkan soft skill. Ini hanyalah salah satu cara! Ikut organisasi menurutku pilihan yang tepat buat mahasiswa yang enggak nyambi kerja. Karena ini bisa mengisi waktu luang kalian dengan kegiatan yang cukup bermanfaat. Sayang kalau waktu luang itu terbuang sia-sia. Karena kita itu manusia bukan adonan donat yang apabila di diamkan bisa berkembang dengan sendirinya.

Editor: Firmansah Surya Khoir
Illustrator: Salman Al Farisi

Mahasiswi jurusan IPII yang dapat disapa di instagram @salmafarikha_.

Artikel dari Penulis