Empat Buah Iblis yang Worth It untuk Dimakan di Dunia Nyata

Empat Buah Iblis yang Worth

Empat Buah Iblis yang Worth It untuk Dimakan di Dunia Nyata – Buah iblis (devil fruit) merupakan salah satu sumber kekuatan primer di dunia One Piece. Buah ini dapat memberikan kekuatan tambahan yang berbeda-beda bagi para pemakannya. Sayangnya, orang yang telah memakan buah iblis tidak akan bisa berenang untuk selamanya.

Berbicara soal buah iblis, saya jadi sedikit berandai-andai nih. Kalau seandainya buah iblis itu beneran ada di dunia nyata, ada beberapa buah yang terasa menarik untuk dimakan. Buah iblis tersebut setidaknya bisa dimanfaatkan di luar arena pertarungan.

1. Mera Mera no Mi

Mera Mera no Mi dahulunya merupakan buah iblis milik Portgas D. Ace. Pasca kematian Ace, buah iblis ini kemudian diwariskan ke Sabo. Mera Mera no Mi sendiri mengizinkan pemakannya untuk mengeluarkan dan memanipulasi api dari tubuhnya.

Buah iblis ini sangat cocok dimakan oleh para perokok. Dengan memakan Mera Mera no Mi, mereka tak perlu repot-repot untuk membeli korek gas atau mencari sumber api untuk menyalakan rokok. Dengan menggunakan ujung jarinya saja sudah bisa kok. 

Di samping itu, kemampuan Mera Mera no Mi juga bisa digunakan untuk memasak. Terlebih jika sedang berkemah. Tidak perlu mencari batu untuk digesek atau sumber api lainnya, Mera Mera no Mi bisa menyediakan sumber api jauh lebih cepat.

2. Hie Hie no Mi

Hie Hie no Mi merupakan buah iblis yang dikonsumsi oleh mantan admiral Angkatan Laut, Aokiji. Buah iblis ini mengizinkan pemakannya untuk menciptakan dan memanipulasi es. 

Di tangan orang-orang yang berjiwa bisnis, Hie Hie no Mi bisa digunakan sebagai bahan modal. Salah satu ide bisnis yang bisa dijalankan tersebut adalah berjualan es serut. 

Dengan memanfaatkan kekuatan Hie Hie no Mi, setidaknya penjual es serut tidak perlu membeli atau membuat es. Lumayan lah bisa menghemat modal hingga beberapa persen sekaligus meningkatkan keuntungan secara tak langsung. Hehehe.

Baca juga: Empat Hikmah dari Anime Boruto: Naruto Next Generation Episode Matinya Kurama

Selain itu, Hie Hie no Mi juga bisa bermanfaat bagi orang yang mabuk laut namun ingin menyebrang lautan. Lah, bagaimana caranya? Pemakan Hie Hie no Mi bisa membekukan lautnya lalu melintas di atasnya dengan hati-hati. Cara ini setidaknya pernah dipraktekkan oleh Aokiji setelah mengalahkan Luffy di sebuah pulau.

3. Hana Hana no Mi

Hana Hana no Mi dikonsumsi oleh arkeolog andalan Bajak Laut Topi Jerami, Nico Robin. Kekuatan buah iblis tersebut tidak sesuai dengan namanya yang mengandung makna “Bunga” (Hana). Alih-alih demikian, kekuatan Hana Hana no Mi justru memunculkan semacam bagian-bagian tubuh seperti tangan, kaki, hingga badan.

Hana Hana no Mi sangat cocok dikonsumsi oleh orang yang mageran. Misalnya saja nih ya, mau ganti channel tv tapi remote-nya hilang dan juga mager buat pencet-pencet tombol di tv. Dengan menggunakan kekuatan Hana Hana no Mi, seseorang bisa memunculkan tangan di dekat tombol tv lalu mengendalikannya dari jarak jauh. Praktis bukan?

4. Tori Tori no Mi, Model: Phoenix

Tori Tori no Mi model Phoenix dimakan oleh mantan komandan pertama Bajak Laut Shirohige, Marco. Pemakan buah iblis ini dapat mengubah tubuhnya menjadi seekor burung Phoenix.

Salah satu kemampuan dari Tori Tori no Mi model Phoenix yang akan sangat berguna di dunia nyata adalah terbang. Tentu saja ada banyak hal yang menyenangkan ketika seseorang bisa terbang tanpa pesawat. Misalnya saja dia tidak perlu takut terjebak macet ketika akan pergi ke suatu tempat. 

Sebenarnya ada juga buah iblis Ryu Ryu no Mi model Pteranodon yang bisa digunakan untuk terbang. Buah iblis tersebut dikonsumsi oleh salah satu All Stars Kaido, yakni King. Hanya saja saya lebih memilih Tori Tori no Mi model Phoenix karena buah iblis tersebut memiliki efek lainnya yang bermanfaat.

Nah, Tori Tori no Mi model Phoenix juga bisa digunakan untuk menyembuhkan cedera atau penyakit tertentu. Setidaknya Marco pernah mempraktikkan hal tersebut di dalam serial One Piece.Jika buah iblis yang telah disebutkan di atas beneran ada di dunia nyata, apakah kalian ingin memakannya? Atau mungkin kalian ingin memakan buah iblis yang lainnya? Itu semua terserah kalian. He he he.

Editor: Firmansah Surya Khoir
Illustrator: Natasha Evelyne Samuel

Saya adalah seorang penulis pemula sekaligus pelukis amatir.

Artikel dari Penulis