Ciplukan, si Buah Unik Kaya Manfaat yang Mulai Langka

Buah Ciplukan

Ciplukan, si Buah Unik Kaya Manfaat yang Mulai Langka – Ciplukan atau ceplukan adalah nama bagi sejenis buah kecil yang berasal dari tanaman liar dan kerap ditemukan di area persawahan, kebun, hingga pinggiran hutan. Di berbagai daerah di Indonesia ciplukan memiliki nama tersendiri, misalnya saja dalam Bahasa Sunda ciplukan disebut dengan cecendet, di Bali buah ini disebut keceplokan, dan letokan untuk Bahasa Minahasa. Ciplukan sendiri termasuk dalam buah langka bahkan hampir punah, karena tanaman satu ini sudah jarang ditemukan.

Nama latinnya adalah Physialis Angulata, yang mana tumbuhan ini sebenarnya berasal dari kawasan tropis Amerika Latin yang kemudian tersebar luas ke berbagai belahan dunia termasuk Indonesia. Buah ciplukan ini memiliki keunikan tersendiri, sebab ketika masak, buahnya diselubungi oleh perbesaran kelopak bunga tipis yang menggelembung. Dan ciplukan yang matang ditandai dengan warna kuning atau oranye pada kelopak dan juga buahnya, serta memiliki rasa asam berpadu dengan rasa manis. Namun, rasa buah ciplukan akan getir ketika masih mentah. 

Banyak masyarakat yang mengabaikan keberadaan ciplukan dan menganggap tanaman ini sebagai gulma yang tak punya nilai jual. Padahal, ciplukan adalah salah satu buah yang memiliki ragam manfaat baik bagi kesehatan, bahkan hampir tidak memiliki efek yang berbahaya bagi kesehatan tubuh. Dengan kelangkaan tanaman ciplukan dan keberagaman manfaat yang dimiliki, bukan tidak mungkin jika suatu saat buah ini memiliki nilai jual yang fantastis. Lantas, apa saja sih manfaat dari buah ciplukan?

Manfaat Buah Ciplukan

Berikut manfaat tersembunyi dari ciplukan si buah langka nan unik

1. Menjaga Kesehatan Mata

Kandungan karatenoid yang tinggi dalam ciplukan, menjadikan buah ini sangat cocok dikonsumsi untuk menjaga kesehatan mata. Sebab, karatenoid sendiri berkhasiat untuk mencegah timbulnya katarak, mengurangi stress oksidatif dalam sistem okular, serta memperlambat terjadinya degenerasi makula. Dengan begitu, buah ini akan dapat menjaga penglihatan tetap tajam seiring bertambahnya usia.

2. Baik Untuk Membantu Menjaga Kesehatan Hati dan Ginjal

Senyawa anti bakteri yang terdapat dalam buah ciplukan, membuat ciplukan dipercaya mampu membantu menghilangkan racun melalui rangsangan untuk buang air kecil, penyerapan fibriosis hati, serta mampu menyingkirkan kelebihan lemak, garam, dan racun dari sistem limfatik. Sehingga kerja ginjal akan lebih optimal dengan adanya salah satu senyawa yang terdapat dalam ciplukan.

3. Menjaga Kesehatan Tulang dan Mengatasi Infeksi Kulit

Infeksi kulit adalah keadaan di mana kulit terluka hingga terbuka atau yang biasa disebut dengan borok. Penyebabnya sendiri bisa bermacam-macam, salah satunya adalah diabetes. Daun ciplukan bisa dijadikan sebagai salah satu pilihan untuk mengobati borok serta membantu mengurangi peradangan. Pasalnya, daun ciplukan memiliki kandungan anti inflamasi dan analgesik yang diduga mampu mempercepat penyembuhan.

Baca juga: Drama Korea tentang Kesehatan Mental, Wajib Nonton!

Caranya cukup mudah, yaitu dengan menumbuk terlebih dahulu daun ciplukan hingga halus kemudian dibalurkan pada bagian yang luka. Tunggu beberapa menit sampai daun menyerap ke kulit, lalu bilas dengan air bersih. Bisul, nyeri sendi, asam urat, dan wasir juga bisa diobati dengan resep yang sama. Kandungan Vitamin K yang terdapat dalam ciplukan juga berfungsi untuk menjaga kesehatan tulang dan kulit.

4. Menurunkan Berat Badan

Bagi kamu yang sedang menjalankan program diet, rutin mengonsumsi buah ciplukan dapat membantu menurunkan berat badan. Pasalnya, buah mungil ini memiliki tingkat kalori yang rendah. Hanya kisaran 53 kalori per 100 gram. Selain itu, ciplukan tidak mengandung kalori negatif atau yang biasa di kenal dengan lemak. Sehingga dapat memberikan asupan nutrisi harian yang besar bagi tubuh. Dan kamu pun bisa mengonsumsinya setiap hari tanpa perlu khawatir akan banyak kalori yang masuk ke dalam tubuh.

5. Menangkal Radikal Bebas dalam Tubuh

Kandungan antioksidan yang tinggi dalam ciplukan, menjadikan buah ini memiliki manfaat sebagai sumber suplemen dan nutrisi yang ideal untuk mencegah tubuh dari berbagai macam penyakit, termasuk kanker, tekanan darah tinggi, dan jantung koroner. Karoten dan senyawa polifenol yang terdapat dalam ciplukan juga dipercaya dapat menetralkan radikal bebas.

6. Mengobati Kanker Payudara

Ciplukan dapat dijadikan sebagai pengobatan alternatif yang alami bagi penderita kanker payudara. Karena ekstrak daun ciplukan mengandung sitotoksik yang mampu membunuh sel kanker payudara. Caranya, pucuk daun yang muda dicampur dengan empat biji beras dan kunyit. Kemudian kesemuanya itu dihaluskan hingga lumat. Lalu, ramuan tersebut ditempelkan pada payudara.

Khasiat di atas mungkin hanya beberapa dari sekian banyaknya khasiat yang dapat diperoleh dari buah mungil ini. Namun perlu diingat, bahwasannya mengonsumsi ciplukan secara berlebihan juga dapat memberikan efek samping, terlebih lagi saat mengonsumsimya dengan kopi. Konon dapat menyebabkan keracunan. Memakan ciplukan saat mentah pun juga bisa menyebabkan keracunan. Sebab tanaman ini mengandung solanin (racun alami) sebagaimana yang terdapat dalam kentang dan tomat. Jadi, konsumsi buah ciplukan dengan kadar yang tepat atau tidak berlebihan ya guys, agar manfaatnya dapat dirasakan oleh tubuh.

Editor: Firmansah Surya Khoir
Visual Designer: Al AFghani

Bagikan di:
Mahasiswa jurusan Ilmu Perpustakaan di salah satu Universitas Islam.

Artikel dari Penulis