Search
Close this search box.

Kiat Mempertahankan Hubungan saat KKN

Kiat Mempertahankan Hubungan saat KKN

Kiat Mempertahankan Hubungan saat KKN – Salah satu cobaan terberat ketika menjalin hubungan saat masih menjadi mahasiswa adalah ketika Kuliah Kerja Nyata (KKN). Mitos bahwa KKN dapat merusak hubungan pacaran yang sudah dibangun sebelumnya memang bukan isapan jempol belaka. Sudah terlalu banyak mahasiswa dari lintas Perguruan Tinggi yang mengamini mitos tersebut.

Untungnya, saya dan istri saya (dulu masih pacar) berhasil menjalani ujian pacaran bernama KKN. Di sini saya akan mencoba membagikan sedikit tips (yang pernah saya dan istri saya lakukan) untuk menghadapi ujian pacaran saat kuliah itu. Apa saja tipsnya?

Kiat Mempertahankan Hubungan saat KKN

1. Membantu persiapan KKN

Pelaksanaan KKN di kampus saya sekitar 45 hari kalender. Waktu yang enggak bisa dibilang lama untuk sebuah mata kuliah dan enggak bisa dibilang sebentar untuk seorang yang harap-harap cemas perihal kesetiaan pasangannya.

Dengan jangka waktu segitu dan jarak lokasi KKN yang biasanya cukup jauh dari kampus, persiapan untuk melaksanakan KKN juga harus dilakukan secara matang. Dan persiapan itu tentu akan lebih mudah jika ada yang membantu.

Baca juga: Mendengar Suara Hati Masyarakat Desa saat Mengikuti KKN di Temanggung

Oleh karena itu, pacar saya (sekarang istri) dulu sangat membantu dan mengingatkan beberapa persiapan terkait KKN. Selain untuk mempermudah pasangan, hal itu akan memberikan kesan positif sebelum berpisah untuk KKN. Kesan positif itu yang bisa menjadi alarm bagi pasangan agar enggak macem-macem saat KKN.

2. Melepas kepergian pasangan saat keberangkatan KKN

Biasanya, ada prosesi atau acara pelepasan KKN yang diadakan oleh kampus. Usahakan kamu hadir dalam acara tersebut guna melepas kepergian pasanganmu ke medan pertempuran hati sesungguhnya.

Dengan kehadiranmu, bukan hanya dapat menunjukan kepedulianmu terhadap pasangan dalam bentuk sekecil apapun, kamu juga bisa menunjukan kepada rekan satu posko pasanganmu bahwa pasanganmu sudah ada yang punya. Ini perlu dilakukan Agar dapat menggugurkan niat mendekati pasanganmu saat KKN.

3. Berkenalan dengan teman KKN pasanganmu

Ketika datang ke acara pelepasan peserta KKN di kampus, berusahalah untuk berkenalan dengan rekan-rekan KKN pasanganmu. Khususnya yang memiliki gender sama dengan pasanganmu.

Lebih bagus, kalau bisa sampai bertukar nomor dengan rekan KKN pasanganmu. Alasan tukar nomornya simpel saja yaitu kalau ada apa-apa (terutama terkait kesehatan) yang terjadi pada pasanganmu selama KKN, kamu bisa lebih cepat mendapat kabar dari rekan KKN-nya. Padahal, alasan sesungguhnya bukan itu, melainkan ingin memata-matai tingkah laku pasanganmu (melalui rekan KKN pasanganmu) ketika lama membalas pesan.

4. Menghadiahi pasangan paket internet yang jaringannya bagus di lokasi KKN

Dengan kondisi lokasi KKN yang berada di pedesaan, biasanya sinyal dan jaringan provider yang jelek adalah alasan utama sulitnya berkomunikasi dengan pasangan yang sedang KKN. Maka, sebelum berangkat KKN, berikan hadiah paket internet yang jaringan dan sinyalnya stabil di lokasi KKN supaya komunikasi kamu dengan pasanganmu tetap berjalan lancar. Karena salah satu kunci hubungan yang sukses adalah terjalinnya komunikasi dengan baik.

Baca juga: Seputar Relevansi KKN Mahasiswa hingga Kehidupan Petani Tembakau Desa Canggal

5. Komitmen untuk saling menghubungi ketika ada waktu senggang

Program dan kegiatan selama KKN itu biasanya menguras waktu dan tenaga para pesertanya. Terkadang karena faktor kelelahan dan kesibukan inilah yang membuat pasanganmu yang sedang KKN jadi jarang menghubungi kamu lagi. Maka dari itu, sebelum KKN sebaiknya kamu dan pasangan berkomitmen untuk saling menghubungi misalnya dengan melalui telepon minimal satu minggu sekali. Hal ini dirasa perlu agar sejak awal ada kesepakatan bersama untuk menyediakan waktu senggang supaya bisa berkomunikasi dengan lancar.

6. Mengunjungi pasangan yang sedang KKN

Menurut saya, hal ini berguna untuk mencegah pasanganmu cinlok dengan anak Pak Kades atau kembang desa di lokasi KKN. Dengan berkunjung ke lokasi KKN, kamu dapat mengenali kondisi lingkungan tempat pasanganmu yang sedang KKN. Begitu juga sebaliknya, lingkungan sekitar lokasi KKN juga jadi tau bahwa pasanganmu sudah ada yang punya. Selain itu, pasanganmu juga bisa merasa bahwa kamu memberikan perhatian dan kepedulian lebih kepadanya.

Semoga tips ini bisa sedikit membantu pasangan yang akan melaksanakan KKN. Percayalah bahwa bahaya laten cinlok saat KKN memang nyata adanya. Selamat berjuang untuk mempertahankan hubungan!

Editor: Widya Kartikasari
Visual Designer: Al Afghani

Bagikan di:
Pencerita Negeri Sipil.

Artikel dari Penulis