Benarkah Sedekah Subuh Termasuk Sunah Nabi?

Benarkah Sedekah Subuh Sunah Nabi

Benarkah Sedekah Subuh Termasuk Sunah Nabi? – Sedekah adalah salah satu sunah yang dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Sedekah adalah memberikan sesuatu kepada orang lain atau yang berhak menerimanya. Sedekah ini berbeda dengan kewajiban zakat dan zakat fitrah. Banyak sekali macam-macam sedekah, salah satunya adalah sedekah subuh. Belakangan ini sedekah subuh memang sedang gencar disebarluaskan, banyak yang berkata bahwa sedekah subuh ini adalah salah satu sunah Nabi yang jika dikerjakan banyak sekali keutamaan yang akan dirasakan, termasuk doa-doanya mudah dikabulkan oleh Allah SWT. 

Lalu, apa itu sedekah subuh? Bagaimana cara melakukannya? Apa saja manfaatnya? Dan apakah benar jika sedekah subuh termasuk salah satu sunah Nabi Muhammad SAW? Mari kita bahas bersama. 

Sedekah subuh adalah kegiatan berbagi  kepada seseorang yang membutuhkannya dan dilakukan di waktu subuh, baik setelah salat Subuh atau sebelum matahari terbit. Bersumber dari buku Sapu Jahat Keberuntungan karya Ahmad Mudzakir, S. Pd, M. Si., sedekah subuh adalah kegiatan berbagi, mengeluarkan harta untuk kebaikan bagi mereka yang membutuhkan dan mengeluarkan harta di jalan Allah yang waktunya dilakukan setelah melaksanakan salat Subuh sebelum matahari terbit. Kenapa waktu subuh? Karena pada waktu subuh Allah SWT. mengutus malaikat untuk turun ke bumi dan mendoakan orang-orang yang mau berbagi pada waktu itu. Sebagaimana dalam hadis Rasulullah SAW. yang berbunyi:

مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيْهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ فَيَقُوْلُ أَحَدُهُمَا: اَللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا. وَيَقُوْلُ اْلآخَرُ: اَللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا

Artinya: “Setiap awal pagi saat matahari terbit, Allah menurunkan dua malaikat ke bumi. Lalu salah satu berkata: ‘Ya Allah, berilah karunia orang yang menginfakkan hartanya. Ganti kepada orang yang membelanjakan hartanya karena Allah.’ Malaikat yang satu berkata: ‘Ya Allah, binasakanlah orang-orang yang bakhil” (HR. Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah).

Baca juga: Momen Maulid Nabi Cocok untuk Manusia Pelupa Seperti Saya

Lalu, bagaimana cara melakukan sedekah subuh ini dan apa saja manfaatnya? Bagi kalian yang terbiasa melaksanakan salat Subuh di masjid kalian bisa langsung melakukannya dengan memasukkan uang pada kotak amal yang ada di masjid. Namun, jika kalian melaksanakan salat Subuh di rumah, kalian bisa membuat kotak amal untuk diri sendiri, kumpulkan dulu, kalau sudah terkumpul cukup banyak, kalian bisa masukkan ke kotak amal di masjid atau kalian berikan pada orang yang berhak menerimanya. Banyak manfaat yang akan kita rasakan jika bisa konsisten melakukan sedekah subuh ini. Apa saja? Selain yang tersebut pada hadis di atas,  jika kita bersedekah selepas salat Subuh, dalam hitungan 1 jam kemudian malaikat mendoakan supaya infak atau sedekah kita digantikan. Hal ini dikutip dari buku yang ditulis Ahmad Mudzakir, perhitungan kasar antara waktu subuh dengan awal matahari terbit sangat dekat, yaitu kurang lebih 1 jam. Cara Allah SWT mengganti rezeki yang disedekahkan adalah dengan menggantinya dalam jumlah berlipat atau melebihi angka yang kita keluarkan. Bukan hanya persoalan materi yang diutamakan, tetapi pahala yang kita dapatkan. Wah, banyak juga ya manfaat sedekah subuh ini. Akan tetapi, yang harus kita garis bawahi bukan persoalan “sedekah subuh” atau “sedekah di waktu subuh”, tetapi fokus kita pada “sedekah”. Kapanpun kita bersedekah pasti Allah akan berikan pahala yang sepadan dengan seberapa yang kita sedekahkan. Jadi, jangan malas untuk bersedekah ya, sisakan harta yang kita punya walaupun sedikit untuk berbagi, karena berbagi itu indah.
Wallahualam bishowab.

Editor: Widya Kartikasari
Illustrator: Umi Kulzum Pratiwi Nora Putri

Halo, kenalkan namaku Evi Umi Azizah, aku berasal dari Kota Blitar. Saat ini, aku sedang melanjutkan studi di Universitas Nahdlatul Ulama Blitar jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia. Kenalan lebih dekat yuk, dengan mengunjungi akun twitter di @azizah1_evi dan akun instagramku di @eviaziizah.

Artikel dari Penulis