Perbedaan Namun, Akan Tetapi, Tetapi, dan Tapi

Perbedaan Namun, Akan Tetapi, Tetapi, dan Tapi

Perbedaan Namun, Akan Tetapi, Tetapi, dan Tapi – Di beberapa artikel populer, kita akan sering menemukan beberapa penulisan yang tidak sesuai dengan aturan atau kaidah penulisan dalam Bahasa Indonesia yang benar. Ketidaksesuaian yang kerap ditemukan adalah perihal pemakaian kata hubung. Salah satunya adalah kata hubung namun, akan tetapi, tetapi, dan tapi.

Penggunaan beberapa kata hubung tersebut kerap kali dianggap sama walaupun pada kenyataanya berbeda dalam hal posisi atau penempatan. 

Konjungsi atau kata hubung namun, akan tetapi, tetapi, dan tapi kerap dipakai untuk menyatakan gagasan pertentangan atau perlawanan. Meski memang memiliki kesamaan arti, posisi penggunaannya berbeda, apalagi dalam konteks kalimat formal.

1. Namun

Namun berfungsi untuk menyatakan pertentangan antarkalimat yang diletakkan di awal kalimat dan diikuti tanda baca koma. Artinya untuk menghubungkan dua kalimat yang saling bertentangan, konjungsi namun dapat digunakan untuk menghubungkan keduanya.

Baca juga: Penulisan Kata Depan yang Tepat dan Contohnya

Contoh:

COP26 di Glasgow seharusnya bisa menyepakati target-target spesifik yang kuat dan terukur demi mencapai target utama pemanasan global maksimum 1,5 derajat Celcius. Namun, sejumlah negara besar seperti India, Saudi Arabia dan Australia mengusulkan pelonggaran target berdasar kepentingan nasional masing-masing.

Awalnya, para warga Kamikatsu merasa kebingungan dan kewalahan memilah sampah dalam 45 jenis sampah. Namun, seiring berjalannya waktu, kini mereka sudah terbiasa dengan pemilahan sampah sebelum akhirnya menggunakannya kembali (reuse) atau berlanjut ke proses daur ulang (recycle).

2. Akan Tetapi

Sama halnya dengan namun, kata hubung akan tetapi juga termasuk penghubung antarkalimat. Akan tetapi bisa menggantikan namun. Letaknya pun berada di awal kalimat dan diikuti tanda baca koma.

Contoh:

Semakin parahnya keadaan lingkungan saat ini menandakan merupakan dampak nyata dari ancaman perubahan iklim. Akan tetapi, pemerintah belum menunjukkan pengambilan langkah tegas dan keseriusan dalam menanggulangi perubahan iklim.

Ketika berada di permukaan Bumi, CFCyang terdapat di botol spray, styrofoam, lemari es, dan ACtidak berbahaya. Akan tetapi, begitu berada di stratosfer, radiasi matahari memecahnya menjadi klorin yang kemudian mengikat ozon membentuk oksigen dan klorin monoksida.

Berdasarkan penjelasan dan contoh di atas, secara sederhana pola penulisan namun dan akan tetapi seperti berikut.

Namun, …

Akan tetapi, …

3. Tetapi

Berbeda dengan namun dan akan tetapi yang merupakan penghubung antar kalimat, konjungsi tetapi menghubungan pertentangan di dalam satu kalimat atau intrakalimat. Karena menghubungkan dua unsur di dalam satu kalimat, konjungsi tetapi diletakkan di tengah kalimat dan didahului oleh koma.

Pola penulisannya seperti berikut.

…, tetapi …

Contoh:

Permasalahan tentang sampah mungkin terlihat sebatas “sampah yang berserakan”, tetapi penanganannya jauh lebih njelimet.

HFC tidak merusak lapisan ozon, tetapi tergolong dalam gas rumah kaca yang berkontribusi pada perubahan iklim.

Baca juga: Cara Menulis Footnote (Catatan Kaki) Lengkap Sistematika dan Contoh

4. Tapi

Konjungsi tapi merupakan bentuk tidak baku dari tetapi. Penggunaan konjungsi tapi sebaiknya dihindari dalam ragam formal. 

Dalam pengaplikasiannya, penggunaan tapi juga sama seperti tetapi. Letaknya berada di tengan kalimat dan didahului tanda baca koma.

Contoh:

Aku tahu kerja itu melelahkan, tapi aku butuh duit.

Aku suka dia, tapi dia benci aku.

Beberapa contoh di atas menunjukkan perbedaan konjungsi namun atau akan tetapi dengan tetapi berada pada letak penempatan dan pola penulisan yang ditandai dengan tanda baca koma. Penulisan namun atau akan tetapi diikuti dengan koma, sedangkan tetapi didahului dengan tanda koma.

Selain itu, biasanya kata hubung namun atau akan tetapi biasanya digunakan jika untuk menghindari kalimat yang terlalu panjang. 

Dengan mengetahui perbedaan keempatnya, diharapkan kita dapat menggunakan dan menerapkan penggunaan konjungi namun, akan tetapi, tetapi maupun tapi secara tepat, terutama dalam bahasa tulisan.

Bagikan di:
Penulis suka-suka.

Artikel dari Penulis