Search
Close this search box.

Biografi Hiram Maxim, Penemu sekaligus Pencipta Senapan Mesin Modern

Biografi Hiram Maxim

Biografi Hiram Maxim, Penemu sekaligus Pencipta Senapan Mesin Modern – Perkembangan senjata api memang menjadi salah satu penemuan umat manusia yang paling berguna sekaligus paling berbahaya dan merusak di dunia. Dalam sejarahnya, senjata api selalu mengikuti perkembangan teknologi yang tumbuh dan berkembang di zamannya. Banyak penemu, insinyur dan juga ahli militer yang turut andil dalam perkembangan senjata api. Salah satunya adalah Hiram Maxim yang menciptakan senapan mesin modern pertama di dunia.

Biografi Hiram Maxim

Masa Kecil dan Kehidupan Hiram Maxim

Hiram Maxim memiliki nama lengkap Hiram Stevens Maxim lahir pada 5 Februari 1840 di daerah bernama Sangerville, Maine, Amerika Serikat. Beliau merupakan keturunan Amerika-Inggris yang didapatkan dari kedua orang tuanya. Masa kecil Hiram Maxim cenderung sama seperti anak-anak Amerika Serikat seusianya. Namun, dia dikenal cukup telaten dan ulet serta suka bekerja sejak masa belia.

Setelah menyelesaikan pendidikan formal, Hiram Maxim kemudian mengambil pelatihan sebagai ahli dan mekanik perkeretaapian pada usia sekitar 14 tahun. Hiram Maxim menempuh pelatihan sekaligus magang selama kurang lebih sekitar 10 tahun sebelum memutuskan bekerja di pabrik kereta milik pamannya di Fitchburg, Massachusetts. Dia awalnya mengambil pekerjaan sebagai desainer dan juru gambar sebelum pada akhirnya memulai bisnisnya sendiri beberapa tahun kemudian.

Dikenal Sebagai Seorang Penemu dan Tertarik dengan Senjata

Hiram Maxim dikenal cukup tertarik dengan dunia permesinan, fisika, instrumen kelistrikan dan tentunya mekanisme persenjataan. Dia dikenal menciptakan alat bantu pernapasan untuk penderita Bronkitis dan dikenal dengan nama “Pipe of Peace”. Penemuannya ini dikarenakan dia juga penderita Bronkitis. Penemuan alat bantu pengobatan pernapasan ini menjadi cikal bakal pengembangan alat bantu penyalur obat di era modern.

Hiram Maxim juga turut tertarik dengan pengembangan bola lampu. Bahkan, beberapa pendapat mengemukakan Hiram Maxim terlebih dahulu yang menemukan mekanisme bola lampu pijar dibandingkan Thomas Alfa Edison. Selain itu, Hiram Maxim juga turut andil dalam menemukan beragam peralatan lainnya, seperti alat pengeriting rambut, mekanisme pencegah kapal terguling, jam tangan, beberapa mesin uap dan alat lainnya.

Namun, penemuannya yang dianggap paling melambungkan namanya adalah mekanisme senapan mesin yang kelak dikenal dengan nama “Maxim Gun”. Mekanisme buatannya ini diketahui terinspirasi saat dia berkunjung ke Vienna pada 1882. Dia kemudian menyadari sesuatu hal yang cukup menarik saat menggunakan senapan kokang dan kelak menjadi inspirasinya dalam penciptaan senapan mesin modern.

Pada tahun 1883-1885, Hiram Maxim mulai mendesain, menciptakan dan menguji mekanisme senapan mesin buatannya. Dia kemudian mematenkan desain senjatanya pada tahun 1885 dan mendirikan perusahaannya sendiri yang bernama Maxim Gun Company. Senjatanya benar-benar menjadi penemuan paling mutakhir pada akhir abad ke-19 karena sukses dioperasikan dalam pertempuran sebenarnya antara tahun 1886-1914. Bahkan, desain senjatanya ini menjadi inspirasi bagi banyak penemu dalam dunia persenjataan seperti John Browning yang kelak akan menciptakan Browning Machine Gun.

Memperoleh Gelar Kebangsawanan dan Akhir Hayat Sang Penemu

Pada tahun 1881, dia berkunjung ke Inggris untuk pertama kalinya guna mengatur sistem kelistrikan beberapa perusahaan Amerika Serikat di London, Inggris. Lambat lau, dia mulai menetap di Inggris dan pada akhirnya menjadi warga Britania Raya. Pada tahun 1901, Hiram Maxim kemudian diangkat menjadi warga kehormatan kerajaan yang setara dengan bangsawan. Dia mendapatkan gelar “Sir” atas dedikasinya dalam dunia penemuan dan persenjataan. Hiram Maxim menghabiskan masa tuanya di Inggris, khususnya di kota London. Hiram Maxim menghembuskan nafas terakhirnya di wilayah Streatham, London pada 24 November 1916. Dia kemudian dimakamkan di West Norwood, London, Inggris. Dia turut dimakamkan bersama istri dan beberapa keluarganya. Selain sebagai seorang penemu, Hiram Maxim juga tercatat beberapa kali menulis buku. Salah satu karyanya adalah buku berjudul Li Hung Chang’s Scrapbook.

Editor: Widya Kartikasari

Bagikan di:
Mahasiswa Yang Hobi Jalan-Jalan Dan Menulis Agar Tidak Hilang Dari Roda Zaman.

Artikel dari Penulis