Tanda Petik Ganda vs Petik Tunggal: Kapan Digunakan?

petik ganta petik tunggal

Tanda Petik Ganda vs Petik Tunggal: Kapan Digunakan? — Dalam menulis, terutama dalam konteks formal seperti artikel, jurnal, atau karya ilmiah, ketepatan penggunaan tanda baca sangatlah penting. Salah satu pasangan tanda baca yang sering menimbulkan kebingungan adalah tanda petik ganda (“ ”) dan tanda petik tunggal (‘ ’). Meski sama-sama digunakan untuk mengapit kata atau kalimat, kedua tanda petik ini memiliki fungsi yang berbeda sesuai kaidah Bahasa Indonesia.

Lantas, kapan sebaiknya kita menggunakan tanda petik ganda dan kapan pula menggunakan tanda petik tunggal? Artikel ini akan membahas perbedaan fungsi, penggunaan, serta kesalahan umum dalam memakai kedua tanda baca ini, disertai contoh konkret dan referensi dari pakar bahasa.

Perbedaan tanda petik ganda dan tanda petik tunggal (sumber: ivanlanin.medium.com)

Fungsi dan Penggunaan Tanda Petik Ganda (“ ”)

Tanda petik ganda adalah jenis tanda petik yang paling umum ditemukan dalam penulisan bahasa Indonesia. Menurut Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan Edisi Kelima (EYD V), tanda petik ganda digunakan untuk beberapa tujuan:

1. Mengapit Kutipan Langsung

Tanda petik ganda digunakan untuk menandai kutipan langsung dari seseorang atau sumber tertulis. Ini menandakan bahwa teks yang dikutip ditulis atau diucapkan persis seperti aslinya.

Contoh:

Ani berkata, “Saya akan datang tepat waktu.”

2. Mengapit Judul Karya

Untuk karya tulis pendek seperti cerpen, puisi, artikel, atau esai, tanda petik ganda digunakan untuk mengapit judul karya tersebut dalam teks.

Contoh:

Saya baru saja membaca cerpen “Robohnya Surau Kami” karya A.A. Navis.

3. Mengapit Istilah Khusus atau Asing (Secara Sementara)

Tanda petik ganda bisa digunakan untuk mengapit kata atau frasa yang dianggap asing, memiliki arti ganda, atau digunakan dengan makna kiasan—biasanya saat pertama kali diperkenalkan.

Contoh:

Ia dikenal sebagai “raja komedi” di kalangan teman-temannya.

Namun, jika istilah tersebut digunakan berulang kali dalam teks, sebaiknya hanya digarisbawahi atau dicetak miring pada penyebutan pertama.

Baca juga: Perbedaan Penggunaan Tanda Hubung dan Tanda Pisah

Fungsi dan Penggunaan Tanda Petik Tunggal (‘ ’)

Tanda petik tunggal memiliki penggunaan yang lebih terbatas dalam bahasa Indonesia, tetapi tetap penting dalam konteks tertentu.

1. Kutipan di Dalam Kutipan

Fungsi utama tanda petik tunggal adalah untuk mengapit kutipan yang berada di dalam kutipan lain. Ini umum digunakan dalam wawancara, berita, atau karya ilmiah.

Contoh:

Guru itu berkata, “Ketika Presiden menyebut, ‘Kita harus bergerak cepat’, itu menunjukkan urgensi pembangunan.”

Di sini, kutipan utama menggunakan tanda petik ganda, sementara kutipan di dalamnya menggunakan tanda petik tunggal.

2. Menyisipkan Terjemahan atau Arti

Dalam konteks linguistik atau penjelasan bahasa, tanda petik tunggal juga digunakan untuk mengapit arti atau padanan kata dari bahasa asing.

Contoh:

Pemilihan karyawan baru harus mempertimbangkan background ‘latar belakang’.

Kata freedom berarti ‘kebebasan’.

Baca juga: Perbedaan Penggunaan Titik Dua (:) dan Titik Koma (;)

Kesalahan Umum yang Perlu Dihindari

Salah satu kesalahan yang paling umum saat menggunakan tanda petik adalah membalik fungsi tanda petik, yakni menggunakan tanda petik tunggal untuk kutipan langsung. Padahal, sesuai kaidah Bahasa Indonesia, tanda petik ganda seharusnya digunakan untuk mengapit kutipan utama. Sementara, tanda petik tunggal hanya digunakan saat ada kutipan di dalam kutipan.

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah penggunaan tanda petik untuk menekankan kata atau memberikan kesan sarkastik. Misalnya, seperti contoh:

Dia adalah “ahli” di bidangnya, untuk menyiratkan makna ironis.

Dalam tulisan formal, penggunaan seperti ini sebaiknya dihindari karena berpotensi menimbulkan ambiguitas. Untuk penekanan, lebih baik gunakan cetak miring, huruf tebal, atau struktur kalimat yang memperjelas maksud tanpa harus mengandalkan tanda petik.

Perbedaan dengan Bahasa Inggris

Dalam Bahasa Inggris, aturan penggunaan tanda petik berbeda, tergantung pada gaya penulisan yang digunakan. Dalam American English, tanda petik ganda (“ ”) digunakan sebagai kutipan utama. Sedangkan tanda petik tunggal (‘ ’) digunakan untuk kutipan di dalam kutipan.

Sebaliknya, dalam British English, justru tanda petik tunggal digunakan sebagai kutipan utama. Sementara, tanda petik ganda digunakan untuk kutipan dalam kutipan. Perbedaan ini sering membingungkan bagi penulis yang terbiasa membaca teks dalam bahasa Inggris.

Dalam Bahasa Indonesia, kaidahnya konsisten: tanda petik ganda digunakan untuk kutipan utama, dan tanda petik tunggal hanya dipakai jika ada kutipan di dalam kutipan.

Baca juga: Perbedaan Adalah, Ialah, Merupakan, Yaitu, dan Yakni

Memahami perbedaan penggunaan tanda petik ganda dan petik tunggal membantu kita menulis dengan lebih presisi dan profesional. Tanda petik ganda digunakan untuk kutipan langsung, judul karya, atau istilah khusus. Sementara itu, tanda petik tunggal digunakan dalam kutipan di dalam kutipan atau saat menyisipkan arti kata.

Dengan menerapkan kaidah ini, kita tidak hanya mengikuti aturan, tetapi juga membantu pembaca memahami maksud tulisan secara lebih jelas.

Bagikan di:

Artikel dari Penulis