Pasangan Gemar Selingkuh? Waspada Gangguan Borderline Personality Disorder

Pasangan Gemar Selingkuh dan Borderline Personality Disorder

Pasangan Gemar Selingkuh? Waspada Gangguan Borderline Personality Disorder – Di era modern ini seringkali kita mendengar berita mengenai orang-orang yang melakukan perselingkuhan atau ketahuan berselingkuh dari pasangannya. Perselingkuhan seringkali dianggap sebuah perilaku pelarian atau perilaku negatif yang diakibatkan rasa tidak puas terhadap hubungan dengan pasangan resminya. Perselingkuhan ini bisa terjadi oleh siapa saja, baik dalam hubungan pacaran hingga hubungan rumah tangga. 

Namun, ternyata perselingkuhan ini bisa menjadi salah satu indikator atau ciri-ciri seseorang mengidap kelainan kepribadian. Gangguan kepribadian yang bisa terindikasi dari seseorang melakukan perselingkuhan sebenarnya ada beberapa, tetapi kali ini kita akan membahas salah satunya yakni borderline personality disorder atau yang memiliki arti gangguan kepribadian ambang.

Apa Itu Borderline Personality Disorder?

Dilansir dari alodokter.com, borderline personality disorder atau yang disingkat BPD adalah gangguan mental serius yang dapat mempengaruhi perasaan dan cara berpikir penderitanya. Kondisi tersebut ditandai dengan suasana hati dan juga citra diri yang senantiasa berubah-ubah dan cukup sulit dikendalikan. Tidak jarang pula juga memberikan perilaku yang impulsif. 

Baca juga: Mengenal Sindrom Nice Guy

Umumnya orang dengan gangguan kepribadian BPD ini cenderung tidak begitu atau kurang stabil dalam menjalin hubungan dekat dengan orang lain semisal hubungan asmara. Orang-orang ini seringkali memiliki penilaian tentang orang lain yang dapat berubah dengan cepat. 

Misalnya ketika dengan orang yang baru dikenal, dia akan menganggap dirimu sebagai teman, tetapi dia juga bisa dengan cepat menganggapmu sebagai musuh atau rival. Perilaku tidak stabil inilah yang seringkali membuat adanya indikasi perselingkuhan yang dilakukan oleh pengidap borderline personality disorder.

Mengapa Perselingkuhan Dapat Diindikasikan Terkena BPD?

Dilansir dari klikdokter.com, seorang psikolog bernama Ikhsan Bella Persada, M.Psi. mengemukakan bahwa orang-orang dengan kepribadian ini punya ciri emosi yang tidak stabil. Penderita juga tidak bisa diabaikan oleh pasangan atau lingkungan sekitarnya. Hal ini dikarenakan dia memerlukan afeksi atau perhatian yang cukup besar daripada orang pada umumnya. 

Dalam kasus hubungan asmara, apabila dia merasa kebutuhannya akan rasa sayang atau perhatian dirasa kurang, bisa saja dia mencari kebutuhan akan rasa sayang atau perhatian itu dari orang lain. Jadi, apabila orang-orang dengan kelainan borderline personality disorder merasa kurang mendapat kasih sayang atau perhatian dari pasangannya, dia akan dengan mudah berpaling.

Meskipun dapat mengindikasikan kebiasaan berselingkuh sebagai ciri pengidap borderline personality disorder, hal ini perlu penelitian lebih mendalam lagi. Pasalnya, tidak semua orang yang mengidap Borderline Personality Disorder memiliki hubungan asmara yang gagal. Bahkan, tidak jarang disebutkan bahwa orang dengan kelainan ini memiliki hubungan asmara yang cukup harmonis dan langgeng. Maka dari itu, perlu adanya konsultasi dengan psikiater atau terapis untuk mengetahui lebih mendalam tentang kelainan tersebut.

Baca juga: Sindrom Cinderella Complex, Apakah Kamu Salah Satunya?

Faktor Seseorang Sering Kali Berselingkuh

Di samping kemungkinan adanya kelainan kepribadian seperti Borderline Personality Disorder (BPD), ternyata sebuah perselingkuhan juga dapat disebabkan oleh faktor-faktor berikut:

1. Adanya permasalahan dalam hubungan

Sering kali, inilah penyebab utama adanya perselingkuhan yang terjadi antara dirimu, orang ketiga, dan pasanganmu. Perselingkuhan dapat terjadi pada pasangan yang sering mengalami konflik dan ketidakpuasan, baik secara seksual, moril, maupun materi.

2. Adanya peluang berselingkuh

Hal ini juga bisa menjadi faktor seseorang untuk berselingkuh. Seseorang dapat melakukan perselingkuhan karena adanya peluang untuk melakukannya. Misalnya, dirimu dan rekan kantormu yang sering kali melakukan kontak intens secara berlebih bisa saja berpotensi menjalin hubungan perselingkuhan. Potensi ini dapat semakin besar jika salah satu pihak menyatakan ketertarikannya.

3. Sebagai pelarian

Hal ini juga dapat menjadi faktor seseorang untuk melakukan perselingkuhan. Pelarian umumnya terjadi karena individu tersebut tidak dapat memenuhi kebutuhannya dari pasangannya tersebut sehingga dia mencari kebutuhannya, bisa secara materi maupun batin, dari orang lain.

Editor: Firmansah Surya Khoir
Visual Designer: Al Afghani

Bagikan di:

Artikel dari Penulis