Biografi Gijsbertus “Gijs” Kuller, Orang Pertama yang Terbang di Langit Hindia-Belanda

Biografi Gijsbertus “Gijs” Kuller

Biografi Gijsbertus “Gijs” Kuller, Orang Pertama yang Terbang di Langit Hindia-Belanda – Kemunculan pesawat sebagai alat transportasi paling mutakhir di awal tahun 1900-an menjadi sebuah tonggak sejarah baru dalam perkembangan teknologi umat manusia kala itu. Banyak orang maupun pihak berlomba-lomba untuk menerbangkan dan mengembangkan teknologi aviasi yang semakin booming pada kurun waktu 1905-1915. Di masa Hindi-Belanda, popularitas berita tentang penemuan pesawat terbang juga kian memacu semangat berbagai pihak untuk turut andil dalam memperkenalkan kendaraan baru tersebut. Salah satu orang yang memiliki andil dalam memperkenalkan teknologi pesawat terbang adalah Gijbertus “Gijs” Kuller.

Biografi Gijsbertus “Gijs” Kuller

Kehidupan Pribadi

Gijs Kuller atau yang memiliki nama lengkap Gijsbertus “Gijs” Petrus Küller merupakan seorang aviator atau pilot pionir berkebangsaan Belanda. Beliau lahir di sebuah daerah bernama Loenen aan de Vecht, Utrecht, Belanda pada tanggal 28 Juni 1881. Dia merupakan anak dari Jacobus Abraham Anthonie Küller dan Caroline Wilhelmina Jäger. Kehidupannya tergolong tidak terlalu moncolok, pada awalnya dia sempat menjadi insinyur di bidang permesinan sebelum mulai tertarik dengan dunia penerbangan.

Dia diketahui belajar mengendalikan pesawat dengan menggunakan glider atau pesawat layang tanpa mesin. Lalu, dia mulai belajar menerbangkan pesawat dengan mesin di Mourmelon-le-Grand, Perancis. Kemudian mengikuti pendidikan penerbangan dan mendapatkan brevet atau lisensi penerbang dari Aero Club de France No. 46 pada bulan April 1910. Setelah lulus, dia kemudian bekerja sebagai ahli mesin merangkap pilot tes dan instruktur penerbang di pabrik pesawat Antoinette. Namun, dia kemudian mengundurkan diri dan menjadi seorang pilot demonstrator di beberapa daerah.

Baca juga: Biografi Jan Hilgers, Penerbang Indo-Belanda Pertama Kebanggaan Hindia-Belanda

Dia tetap memiliki kontrak dengan pabrik Antoinette karena masih menggunakan beberapa pesawat buatan pabrik tersebut sembari menjadi pilot demonstrator. Dengan kata lain, dia menjadi pihak yang mempromosikan pesawat-pesawat pabrik tersebut di berbagai negara seperti Belanda, Belgia, Hindia-Belanda, Malaya dan beberapa negara lainnya. Dia pun semakin terkenal sebagai salah satu pilot demonstrator terbaik di Eropa kala itu.

Pionir Penerbangan di Hindia-Belanda

Kedatangan Gijs Kuller di Hindia-Belanda berawal dari permintaan dari NIVvl (Nederlandsch-Indische Vereeniging voor Luchtvaart), klub penerbangan di Hindia-Belanda, yang meminta Kuller untuk mendemonstrasikan kemampuan terbangnya sekaligus memperkenalkan pesawat sebagai teknologi baru saat itu. Bekerja sama dengan beberapa pengusaha gula di Jawa sebagai pihak sponsor, Kuller akhirnya tiba di Hindia-Belanda, tepatnya di kota Surabaya pada Maret 1911. 

Dia kemudian melakukan demonstrasinya di sebuah lapangan di Kota Surabaya. Hal ini menandai pertama kalinya pesawat terbang mengudara di langit Indonesia atau yang pada saat itu masih Bernama Hindia-Belanda pada tanggal 18 Maret 1911. Sontak, hal ini menarik banyak kalangan baik masyarakat sipil, pihak militer dan pejabat maupun pengusaha. Setelah sukses melakukan demonstrasi terbang di Surabaya, dia kemudian melanjutkannya di beberapa kota lain seperti Semarang, Yogyakarta dan Medan. 

Sebenarnya dia berencana untuk terbang di Bandung dan Batavia, akan tetapi rencana tersebut batal karena wabah kolera yang sempat melanda kedua tempat tersebut. Dia baru dapat melaksanakan penerbangannya tersebut pada bulan Juli-Agustus 1911 setelah kembali dari demonstrasi terbang di Malaya.

Baca juga: Biografi Leo Wattimena, Penerbang Mustang Terhebat dalam Sejarah AURI

Pensiun Sebagai Aviator dan Akhir Hayat

Kuller kemudian kembali ke Belanda pada bulan November 1911, akan tetapi dia meninggalkan pesawatnya di Hindia-Belanda untuk kepentingan militer maupun pendidikan. Kuller masih aktif menjadi seorang pilot demonstrasi hingga memutuskan pensiun pada tahun 1915 karena masalah kesehatan. Dia kemudian pindah ke Amerika Serikat dan menikahi seorang wanita bernama Elsa Grace Pickhardt.

Kuller bersama istrinya kemudian kembali lagi ke Belanda pada tahun 1920. Semasa perang dunia ke-2 dia hidup berpindah-pindah untuk menghindari dampak dari peperangan. Gijs Kuller tercatat meninggal di sebuah daerah bernama Helvoirt pada tahun 1959. 

Meskipun bukan orang Indo-Belanda maupun bumiputera asli, namun dia menjadi orang yang memberikan rekam sejarah bagi penerbangan di Hindia-Belanda kala itu, karena demonstrasinya banyak pihak yang tertarik dengan teknologi pesawat terbang baik sipil maupun militer di Hindia-Belanda.

Demikianlah biografi Gijsbertus “Gijs” Kuller, orang pertama yang terbang di langit Hindia-Belanda.

Editor: Firmansah Surya Khoir
Illustrator: Salman Al Farisi

Bagikan di:
Mahasiswa Yang Hobi Jalan-Jalan Dan Menulis Agar Tidak Hilang Dari Roda Zaman.

Artikel dari Penulis