3 Pelajaran Hidup Tak Terduga dari Para Penjahat di Film Action

Pelajaran Hidup Tak Terduga dari Para Penjahat di Film Action

3 Pelajaran Hidup Tak Terduga dari Para Penjahat di Film Action – Menonton film adalah salah satu cara saya untuk menghilangkan penat. Adapun genre film favorit saya adalah film action yang disusul oleh komedi. Film action terakhir yang saya tonton adalah The Big 4 di Netflix. Film ini memang “parah” banget. Film action, tapi berhasil membuat saya ngakak hampir di setiap adegannya.

Ternyata ada satu persamaan di setiap film action, yaitu adanya karakter jahat yang menjadi musuh tokoh utama kesayangan kita. Ya, iya, lah.. Masa film action tidak ada penjahatnya, sih? 

Walaupun banyak orang yang tidak menyukai para penjahat dalam kisah film action, nyatanya ada hal-hal yang dapat kita pelajari dari setiap penjahat tersebut. Utamanya adalah mengenai cara mereka dalam berpikir dan bertindak. 

Di sini saya tidak akan mengajak Anda untuk menghalalkan segala cara dalam mencapai tujuan Anda. Termasuk dengan melanggar norma-norma atau aturan yang berlaku di masyarakat, seperti yang dilakukan oleh musuh para tokoh utama tersebut. Namun, saya ingin mengajak Anda melihat sisi lain dan pelajaran hidup dari para penjahat tersebut.

  1. Pakai Kaca Mata Kuda

Para penjahat ini biasanya memiliki tujuan yang jelas dan kuat, seolah-olah seluruh hidup mereka bergantung pada tujuan tersebut. Mereka hanya fokus pada tujuan mereka. Entah itu untuk menguasai dunia atau mengalahkan musuhnya. Saking jelasnya tujuan tersebut dalam kepala mereka, mereka tidak segan untuk melakukan tindakan ekstrim dalam mencapainya. Mereka menyusun rencana yang matang dan strategi yang tepat untuk meraih tujuannya. Mereka memiliki strategi yang terorganisir dan terarah untuk memperoleh kekuatan dan keuntungan.

Hal ini dapat kita tiru dalam meraih setiap impian dan tujuan kita. Yang paling utama adalah kita harus mengetahui dulu apa yang menjadi tujuan kita dengan jelas. Selanjutnya adalah mempersiapkan diri dan menyusun strategi serta langkah-langkah yang harus dilakukan.

Seperti ketika Lex Luthor menyusun rencana yang sangat rinci untuk menyingkirkan musuhnya dengan membuat Batman dan Superman saling baku hantam. Atau ketika Danny Ocean dan kawan-kawan dalam film Ocean Eleven menyusun rencana yang sangat cerdik untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan hambatan yang akan dihadapi untuk membobol tiga kasino di Las Vegas.

  1. Berpikir Out of The Box

Seringkali, para penjahat memiliki cara berpikir dan sudut pandang yang berbeda dengan orang lain dalam menghadapi sebuah masalah. Mereka sering kali mampu memecahkan setiap masalah dengan cara yang tidak terduga. Hal ini memberikan kita inspirasi untuk selalu terbuka melihat setiap permasalahan dari sudut pandang yang berbeda dan melatih kita untuk selalu berpikir kreatif.

Tanpa berpikir kreatif, kita tidak akan menemukan solusi-solusi inovatif terhadap setiap permasalahan yang kita hadapi. Kita juga tidak akan mampu mengembangkan ide-ide baru yang akan membuat kita melangkah maju.

Seperti karakter Loki dalam film Thor yang digambarkan sangat cerdik dan setiap langkahnya tak pernah terduga. Akibatnya, orang-orang yang menjadi targetnya sangat mudah dimanipulasi dan parahnya, mereka tidak sadar kalau sedang dimanfaatkan oleh Loki.

  1. Pantang Baper dan Dikit-Dikit Minta Healing

Kebayang enggak sih jika Thanos menyerah dan langsung kabur nangis di pojokan ketika salah satu rencananya digagalkan oleh Avengers?

Dalam setiap kisah super hero, enggak ada penjahat yang menyerah dan pasrah ketika gagal dalam percobaan pertama. Yang ada, mereka akan datang kembali dengan rencana yang lebih sempurna dan keinginan yang lebih kuat untuk meraih tujuannya. Rasa sakit yang mereka rasakan mendorong mereka untuk menjadi karakter yang lebih kuat dari sebelumnya. Bahkan, saking bandelnya disuruh menyerah, para pahlawan jagoan kita pun sampai dibuat pusing tujuh keliling olehnya.

Masih ingat dengan Eric Killmonger dalam film Black Panther? Eric kecil hidup seorang diri sejak ayahnya dibunuh Raja Wakanda, yang berjuang bertahan hidup seorang diri tanpa ada yang membantunya. Eric melatih dirinya dengan menggunakan rasa sakit dan rasa tidak nyaman sebagai alasan menolak untuk menyerah. Hasilnya, bertahun-tahun kemudian dia berhasil menjadi petarung terkuat yang mampu mengalahkan Black Panther.

Hey, jika penjahat super aja enggak mau menyerah dan terus bangkit setiap kali terjatuh, kenapa kita enggak bisa melakukan hal yang sama untuk meraih impian dan cita-cita kita? Tentunya harus sesuai dengan norma dan peraturan yang berlaku di masyarakat, ya.

Editor: Widya Kartikasari
Visual Designer: Al Afghani

Bagikan di:
Bapack2 hobi baca komik yang ingin berbagi lewat tulisan.

Artikel dari Penulis