Biografi Nikola Tesla, Perancang Sistem Listrik AC

Biografi Nikola Tesla, Perancang Sistem Listrik AC – Nikola Tesla, seorang ilmuwan yang berkecimpung di dunia fisika, khususnya dunia kelistrikan. Namanya tidak hanya tersohor di kalangan para pegiat ilmu alam, namun di seluruh kalangan. Berbicara tentang dunia listrik, maka nama yang pertama muncul di pikiran adalah Nikola Tesla. Bahkan saking tersohornya nama beliau di dunia sains, sering kali Nikola Tesla digambarkan sebagai sosok superpower berbekal sains dalam beberapa cerita fiksi.

Layaknya ilmuwan-ilmuwan besar lain yang identik dengan temuannya, seperti Albert Einstein dengan teori relativitasnya, John Dalton dengan teori atomnya, James Clerk Maxwell dengan elektromagnetiknya, atau Sir Isaac Newton dengan Hukum Newtonnya, maka Nikola Tesla selalu identik dengan temuannya dalam sistem listrik AC atau arus bolak-balik.

Dalam artikel ini, akan dijabarkan biografi Nikola Tesla mulai dari awal masa kecilnya, hingga beliau wafat.

Biodata Nikola Tesla

Berikut adalah biodata singkat dari Nikola Tesla.

NamaNikola Tesla
Tempat, Tanggal LahirSmiljan Kerajaan Austria, 10 Juli 1856
AyahMilutin Tesla
IbuUka Mandić
Meninggal7 Januari 1943
PendidikanInstitut Politeknik Graz (sekarang Graz University of Technology)
Bidang KeahlianTeknik Listrik
Proyek TerbesarMotor Induksi AC

Biografi Nikola Tesla

Lahir dan Masa Muda

Nikola Tesla lahir pada 10 Juli 1856 di desa Smiljan, Kerajaan Austria (sekarang Kroasia), ia akrab dengan panggilan “Tesla”. Nikola Tesla merupakan anak dari Milutin Tesla (ayah) dan uka Mandić (ibu). Ayahnya merupakan seorang pendeta, sedangkan ibunya adalah ibu rumah tangga yang punya bakat membuat alat-alat rumah tangga dan mekanik. Tesla mempunyai pikiran dan IQ tinggi yang ia katakan kemampuan berpikirnya ini menurun dari sang ibu.

Baca juga: Biografi Stephen Hawking, Ilmuwan yang Berhasil Mengungkap Misteri Black Hole

Usia 17 tahun, Tesla menderita penyakit kolera yang sangat parah. Kolera adalah salah satu penyakit mematikan yang menyerang saluran pencernaan. Ia terbaring di tempat tidur selama 9 bulan dan hampir meninggal. Saat sakitnya itu ia berkata kepada ayahnya jika sang ayah mengizinkannya untuk kuliah teknik maka ia akan sembuh. Ayahnya pun menyetujui, tidak lama kemudian Tesla sembuh. Sebenernya ayah Tesla menginginkan Tesla suatu saat bisa menjadi tentara atau pendeta sepertinya. Namun Tesla lebih tertarik dengan listrik ketika sekolah saat profesornya mempertunjukkan penggunaan listrik. Karena sang ayah terlanjur menyetujui, akhirnya Tesla mengantongi izin untuk mendalami lebih tentang listrik. Akhirnya, di tahun 1875-1877 Tesla mendalami teknik listrik di Institut Politeknik Graz (sekarang Graz University of Technology).

Pencapaian AC-Motor Induksi

Saat awal kemunculannya, industri listrik terbagi menjadi dua kubu: listrik DC, yang menghasilkan arus listrik searah, dan listrik AC, yang menghasilkan arus listrik bolak balik. Tahun 1887, Tesla mengembangkan motor induksi yang berjalan pada arus bolak-balik (AC), format sistem tenaga yang berkembang pesat di Eropa dan Amerika Serikat karena keunggulannya dalam transmisi jarak jauh dan tegangan tinggi. Motor menggunakan arus polifase (dua arus listrik bolak-balik atau lebih yang sama frekuensinya, tetapi beda fasenya), yang menghasilkan medan magnet yang berputar untuk memutar motor (prinsip yang diklaim Tesla telah disusun pada tahun 1882). Motor listrik inovasi ini, yang dipatenkan pada Mei 1888, adalah desain sederhana yang tidak memerlukan komutator, sehingga menghindari percikan dan pemeliharaan yang tinggi dari servis dan penggantian sikat mekanis secara konstan.

Baca juga: Biografi Boyan Slat, CEO dan Penemu Alat Pembersih Lautan

Fisikawan William Arnold Anthony (yang menguji motor) dan editor majalah Dunia Listrik Thomas Commerford Martin meminta Tesla untuk mendemonstrasikan motor AC-nya pada 16 Mei 1888 di American Institute of Electrical Engineers. Insinyur yang bekerja untuk Westinghouse Electric & Manufacturing Company melapor ke George Westinghouse bahwa Tesla memiliki motor AC yang layak dan sistem tenaga terkait sesuatu yang dibutuhkan Westinghouse untuk sistem arus bolak-balik yang sudah dia pasarkan. Westinghouse mencari untuk mendapatkan paten pada motor induksi berbasis medan magnet berputar tanpa komutator serupa yang dikembangkan pada tahun 1885 dan dipresentasikan dalam sebuah makalah pada bulan Maret 1888 oleh fisikawan Italia Galileo Ferraris. Tetapi akhirnya memutuskan bahwa paten Tesla mungkin akan mengendalikan pasar.

Pencapaian Lainnya

Selain AC-Motor Induksi, Tesla juga memiliki pencapaian lainnya, salah satunya adalah Perusahaan Nikola Tesla. Tahun 1895, Edward Dean Adams, terkesan dengan apa yang ia lihat ketika mengunjungi lab Tesla, setuju untuk membantu mendirikan Perusahaan Nikola Tesla, Edward Dean Adams setuju untuk mendanai, mengembangkan, dan memasarkan berbagai paten dan penemuan Tesla sebelumnya serta yang baru. Alfred Brown menandatangani, membawa serta paten yang dikembangkan di bawah Peck dan Brown. Tesla menemukan beberapa investor; pertengahan 1890-an adalah waktu yang sulit secara finansial, dan pencahayaan nirkabel serta osilator yang dipatenkan untuk dipasarkan tidak pernah berhasil. Perusahaan menangani paten Tesla selama beberapa dekade yang akan datang. Daftar paten dan penemuan Nikola Tesla dapat dilihat di nikolatesla.fr.

Kematian

Musim gugur 1937 tepat usia 81, Tesla meninggalkan Hotel New Yorker untuk melakukan perjalanan regulernya ke katedral dan perpustakaan untuk memberi makan merpati. Saat menyeberang jalan, Tesla mengalami kecelakaan, ia tidak bisa menghindari taksi yang melintas hingga akhirnya terjatuh dengan keras ke tanah. Punggungnya terluka parah dan tiga tulang rusuknya patah dalam kecelakaan itu.

Tanggal 7 Januari 1943, di usia 86, Tesla meninggal sendirian di Kamar 3327 Hotel New Yorker . Tubuhnya ditemukan oleh pelayan Alice Monaghan. Asisten pemeriksa medis HW Wembley memeriksa tubuh dan memutuskan bahwa penyebab kematiannya adalah trombosis koroner. Pada 12 Januari, dua ribu orang menghadiri pemakaman kenegaraan untuk Tesla di Katedral St. John the Divine di Manhattan. Setelah pemakaman, tubuh Tesla dibawa ke Pemakaman Ferncliff di Ardsley, New York, di mana kemudian dikremasi.

Demikianlah biografi dan biodata singkat dari ilmuwan besar di bidang listrik, Nikola Tesla.

Editor SEO: Daliana Fehabutar
Illustrator: Made Mirah

Halo, kenalkan namaku Evi Umi Azizah, aku berasal dari Kota Blitar. Saat ini, aku sedang melanjutkan studi di Universitas Nahdlatul Ulama Blitar jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia. Kenalan lebih dekat yuk, dengan mengunjungi akun twitter di @azizah1_evi dan akun instagramku di @eviaziizah.

Artikel dari Penulis