Search
Close this search box.

Perbedaan Jurusan Komunikasi dengan Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam

Perbedaan Jurusan Ilmu Komunikasi

Perbedaan Jurusan Komunikasi dengan Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam – Jurusan komunikasi merupakan salah satu jurusan yang fokus mempelajari cara manusia dalam berkomunikasi dan berinteraksi, baik secara verbal maupun nonverbal, baik antar individu dengan individu, individu dengan kelompok, maupun kelompok dengan kelompok.

Ada beragam skill, soft skill maupun hard skill, yang dapat dipelajari melalui jurusan ilmu komunikasi sehingga tidak heran jika jurusan ini menjadi jurusan yang paling banyak diminati. Selain itu, peluang kerja lulusan ini juga luas.

Mahasiswa seharusnya memiliki alasan dalam memilih jurusan sehingga itu akan menjadi orientasinya untuk menentukan jurusan apa yang sesuai dengan potensi yang dimiliki serta harapan yang akan dicapai di masa depan.

Tahap awal yang perlu dilakukan yakni dengan mengetahui terlebih dahulu keahlian apa yang dimiliki, selain itu juga bisa dengan cara melihat dari sisi bidang apa yang disukai atau harapan ingin menjadi apa di masa depan. Dengan begitu, mahasiswa akan meminimalisir terjadinya adanya statement salah jurusan” yang hanya akan membawa penyesalan serta ketidaknyamanan selama menjalani masa perkuliahan.

Apalagi untuk jurusan ilmu komunikasi. Jurusan ini memiliki cabang jurusan yang namanya hampir bisa dibilang mirip, tetapi sebenarnya terdapat perbedaan meski tidak signifikan. Di antaranya adalah jurusan Ilmu Komunikasi (ILKOM) dengan jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI). Penting bagi kita mengetahui perbedaan keduanya.

Baca juga: Beberapa Istilah dalam Dunia Perkuliahan, CAMABA Harus Tahu!

Perbedaan Jurusan Komunikasi dan Komunikasi Penyiaran Islam

Berikut merupakan 5 perbedaannya:

1. Nama Jurusan atau Program Studi

Secara jelas, kita dapat mengetahui perbedaan pertama dari nama kedua jurusan tersebut, meski sama-sama berbau komunikasi, tetapi untuk jurusan KPI memiliki tambahan label nama Islam di bagian belakangnya. Hal ini tidak semata hanya nama jurusan saja, tetapi juga mempengaruhi mata kuliah di dalamnya.

Sementara itu, perbedaan juga dapat kita temui sesuai dengan institusinya. Institusi Islam biasanya cenderung memiliki keduanya antara jurusan Ilmu Komunikasi dan Komunikasi Penyiaran Islam, sedangkan jika dalam institusi umum biasanya akan cenderung hanya ada jurusan Ilmu Komunikasi saja.

2. Bidang Keilmuan

Selain perbedaan nama jurusan, antara Ilmu Komunikasi dengan Komunikasi Penyiaran Islam memiliki bidang keilmuan yang sedikit berbeda. Dalam jurusan Ilmu Komunikasi, mahasiswa mulai dari semester awal akan mempelajari bidang keilmuan secara umum yang berkaitan dengan komunikasi, sedangkan untuk jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam pada semester awal akan lebih fokus kepada bidang ilmu keislaman karena pada dasarnya mereka lebih cenderung ke arah dakwah.

3. Mata Kuliah

Secara umum, mata kuliah yang akan dipelajari oleh mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi memiliki perbedaan dengan mata kuliah yang dipelajari oleh mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi dan Penyiaran Islam. Hal ini karena mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam memiliki mata kuliah perihal dakwah, sebagai bekal mereka menjadi komunikator versi pendakwah.

Mata kuliah jurusan Ilmu Komunikasi antara lain seperti komunikasi visual, komunikasi internal, fotografi, desain grafis, desain media, komunikasi organisasi, dan komunikasi massa. Sedangkan mata kuliah jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam antara lain seperti filsafat dakwah, ilmu dakwah, psikologi dakwah, sejarah, penelitian dakwah, ilmu komunikasi, teknik berpidato, produksi siaran radio dan televisi, desain grafis dan sinematografi.

4. Gelar Kelulusan

Gelar kelulusan yang dimiliki oleh mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi dengan mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam juga berbeda. Jika mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi akan mendapat gelar kelulusan berupa S. I. Kom (Sarjana Ilmu Komunikasi),  mahasiswa jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam di sebagian institut akan mendapat gelar kelulusan S. Kom. I (Sarjana Komunikasi Islam) dan ada juga yang menggunakan S. Sos (Sarjana Sosial).

5. Prospek Kerja

Perbedaan terakhir dari jurusan Ilmu Komunikasi dengan jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam adalah prospek kerja yang dimiliki oleh lulusan jurusan keduanya. Prospek kerja yang dimiliki oleh mahasiswa lulusan Ilmu Komunikasi antara lain di bidang Broadcasting, Wartawan, Editor, Public Relations, Manajemen Media, Komunikasi Bisnis, dan sejenisnya. Sedangkan untuk jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam memiliki prospek kerja di bidang Script Writer, Editor Video, Jurnalis Muslim, hingga Pendakwah.

Itulah perbedaan Jurusan Komunikasi dan Komunikasi Penyiaran Islam. Semoga bisa menjadi bahan pertimbangan dalam memilih jurusan di antara keduanya.

Editor: Widya Kartikasari
Visual Designer: Al Afghani

Bagikan di:
Mahasiswa S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Sunan Ampel Surabaya.

Artikel dari Penulis